Rokok Ilegal Beredar di Indonesia, Inilah Sanksi Bagi Pengedarnya

- Rabu, 18 Januari 2023 | 09:30 WIB
Sanksi Bagi Pengedar Rokok Ilegal di Indonesia
Sanksi Bagi Pengedar Rokok Ilegal di Indonesia

elbaitsukabumi.com - Kenaikan peredaran rokok ilegal dipicu kenaikan cukai rokok pada 2020. Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani kenaikan peredaran rokok ilegal sebanyak 4,9 persen sepanjang 2020. Padahal, pemerintah sebenarnya menargetkan peredaran rokok ilegal di bawah 3%.

Pegawai Bea Cukai, mecatat penindakan terhadap barang kena cukai ilegal mencapai 9.014 penindakan. Dari penindakan tersebut, sebanyak 448,18 juta batang rokok atau senilai Rp270,79 miliar batang berhasil disita.

Baca Juga: Harga Rokok Resmi Naik Mulai Januari 2023, Cek Daftar Harga Rokok Terbaru

Sanksi Pengedar Rokok Ilegal

Pengedar atau penjual rokok ilegal termasuk melakukan pelanggaran yang dapat berpotensi sebagai pelanggaran pidana. Sanksi untuk pelanggaran tersebut mengacu pada Undang-Undang RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, yang berbunyi sebagai berikut:

Baca Juga: Memicu Pro dan Kontra, Pemerintah Melarang Penjualan Rokok Batangan Mulai Tahun Depan

a. Pasal 54 berbunyi: "Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

RokBaca Juga: Jokowi Larang Penjualan Rokok Batangan Mulai 2023, Bagaimana Praktiknya?

b.  Pasal 56 berbunyi: "Setiap orang yang menimbun, menyimpan, memiliki, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan barang kena cukai yang diketahuinya atau patut harus diduganya berasal dari tindak pidana berdasarkan undang-undang ini dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.***

Halaman:

Editor: Rudi Maulana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menag Kutuk Aksi Bakar Al Quran di Swedia dan Belanda

Jumat, 27 Januari 2023 | 14:00 WIB
X